<< February 2010 - April 2010 >>
18 March 2010
“Sayangnya Steve Barton dan Sinta Dewi tidak hadir saat ini. Padahal dari pertemuan sebelum ini disepakati bahwa pertemuan saat ini adalah untuk menjawab tuntutan permintaan maaf yang kami ajukan,” tegas Bayu, Direktur Program Integrated Community Shelter.
Banyak DBD, Aksi Fogging di Bojonegoro
18 March 2010
Tiga warga RT 24, Desa Sukorejo, Kec/Kab. Bojonegoro, Jawa Timur, dilaporkan terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD). Tak menunggu lama, tim ACT yang tergabung dalam Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) posko Bojonegoro langsung terjun ke lokasi dan melakukan pengasapan (fogging), Rabu (17/3/2010) pagi.
Bupati Agam: Kami Sangat Terbantu
17 March 2010
“Warga kami merasa sangat bersyukur kepada Allah. Warga kami juga sangat berterima kasih kepada ACT,” spontan, kalimat ini terucap dari bibir Aristo Munandar, Bupati Agam, Sumatera Barat ketika ditanyakan tentang program Integrated Community Shelter yang dibangun Aksi Cepat Tanggap (ACT) Foundation di Sungai Batang, Kabupaten Agam.
Akirman: ACT di Sini Nomor One
15 March 2010
KANGEN sekali saya dengan suasana seperti ini. Rendy, Putri, Shalma Alexa, Ahad Rifaldo dan teman-teman sebayanya tampak duduk lesehan dengan tertib di lantai mushalla. Wajah mereka terlihat ceria.
15 March 2010
Aksi Cepat Tanggap (ACT) Foundation, menuntut United Nations (UN) untuk meminta maaf. Sebab, UN dinilai telah melecehkan program Integrated Community Shelter (ICS) yang digagas ACT di Sumatera Barat. UN juga dinilai telah melontarkan tuduhan tak berdasar tentang adanya kasus pelecehan seksual di shelter-shelter pengungsi yang dikelola ACT.
Konser Orkestra Kemanusiaan untuk Sumbar
12 March 2010
MASIH ingatkah anda pada kejadian dahsyat tanggal 30 September 2009 pukul 17.16 WIB ? Banyak di antara kita yang sudah lupa. Sebab, memori kita tertimpa ingatan pada peristiwa-peristiwa yang lebih baru atau mungkin lebih dahsyat.
10 March 2010
Siapakah relawan itu? Sosok yang bercitra mulia ini selalu hadir di lokasi-lokasi bencana. Baik bencana alam maupun bencana kemanusiaan. Kadang hadir apa adanya, tanpa seragam dan atribut. Bahkan juga dengan keterampilan seadanya. Bekalnya “cuma” niat dan semangat untuk membantu sesama.
2 March 2010
Banjir beruntun di sejumlah tempat di seluruh penjuru negeri. Bukit-bukit longsor menimpa pemukiman. Mengubur jiwa dan cita-cita. Gempa memporakporandakan harapan. Dimanakah jiwa-jiwa peduli ?